6 Kesalahan Ketika Membuat Kue dan Roti

pondan.com – Sebagai pemula atau pertama kali membuat kue dan roti sendiri, kamu berpegangan pada resep untuk hasil yang enak. Tak jarang kamu menemukan petunjuk seperti ‘diamkan adonan selama 12 jam’ atau ‘olesi loyang dengan mentega’. Walaupun tidak benar-benar mengerti maksudnya, kamu sebaiknya mengikuti langkah-langkah itu sama persis. Jika mengabaikannya, kamu bisa membentuk kebiasaan buruk yang mengacaukan kuemu. Berikut ini 6 kebiasaan buruk yang terbentuk tanpa sengaja dan harus dihindari.

Menggunakan Tepung Murah

Jika membuat kue di rumah, orang-orang lebih memilih untuk menggunakan mentega dan cokelat berkualitas tinggi. Tetapi mereka sering mengabaikan bahan utamanya; tepung terigu. Tak hanya menggunakan tepung terigu yang paling murah, tak jarang kita memilih tepung terigu yang salah. Tepung terigu banyak macamnya, ada yang dikhususkan kue, roti, dan serba guna dengan kandungan protein yang berbeda. Untuk hasil kue yang maksimal, pilihlah tepung terigu yang sesuai dan terbaik.

Tidak Mengolesi Sisi Loyang

Tujuan mengolesi loyang adalah agar kue tidak menempel dan mudah dikeluarkan. Tetapi jika kamu akan memanggang kue kering, cukup olesi loyang bagian bawah dan lebih baik lagi beli alas kertas roti. Berbeda dengan memanggang kue seperti brownies atau roti. Kue akan mengembang dan menyentuh bagian sisi loyang. Jadi, jangan lupa untuk mengolesi sisi loyang dengan mentega dan taburi dengan tepung terigu.

Terlalu Sering Memegang Adonan Kue dan Roti

Ketika membuat adonan kulit pie atau kue gulung, mau tak mau kamu harus memegang adonannya. Pastikan tanganmu tidak terlalu sering bersentuhan dengan adonan. Karena jika terlalu sering, kandungan gluten di dalam adonan akan teraktifkan dan akan membuat kuenya keras. Memegang adonan juga akan membuat kamu terus-terusan menaburkan tepung terigu yang akan membuat kue mengeras. Jadi, jika kamu harus memegang adonan, usahakan lakukan dengan lembut dan seminimal mungkin.

Menggunakan Bahan Basi

Bahan basi dapat membuat makanan gagal total. Menggunakan bahan kimia, seperti baking power atau baking soda, yang sudah kedaluwarsa tidak akan membuat kue dan roti menggembang dengan sempurna. Rempah-rempah seperti kayu manis juga akan kehilangan rasa dan aromanya. Singkatnya, gunakan bahan-bahan segar, dan gantilah bahan-bahan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Tidak Membiarkan Kue dan Roti Mendingin

Khusus untuk kue dan roti, kamu membiarkan kue benar-benar dingin sebelum dihias. Karena jika tidak, krim dan hiasan lain tidak akan menempel dengan baik serta akan muncul remah-remah yang akan membuat tampilan kurang menarik. Baiknya tata kue atau roti di rak kawat dan biarkan terangin-angin sampai uapnya hilang. Membiarkan kue tetap dalam oven tidak disarankan sama sekali. Panas yang terperangkap di dalam oven akan membuat bagian bawah dan sisi kue menjadi lembek.

Tidak Sabaran

Pernahkah kamu melihat resep yang berisi langkah seperti ‘biarkan adonan beristirahat selama 12 hingga 18 jam’? Kamu mungkin tidak sabar menunggu dan memanggang adonan itu sehingga hanya mengistirahatkan adonan tersebut kurang dari 12 jam. Padahal adonan yang diistirahatkan maksimal akan terasa lebih enak karena penggembangnya bekerja dengan baik. Jadi, tahan dirimu dan patuhi langkah-langkah di resep.

Membuat kue sendiri memang banyak tantangannya. Hal kecil dan sederhana seperti mengolesi loyang bisa berpengaruh besar pada hasil kuenya nanti. Jangan takut mencoba karena dengan begitu kamu akan tahu cara yang benar. Jangan lupa juga mencoba membuat kue dengan tepung siap pakai Pondan. Banyak varian kue yang bisa kamu coba, dari brownies, chiffon, sponge cake, dan lainnya. Cukup tambahkan telur, mentega, dan air, kamu sudah bisa dapatkan kue enak. Gampang dan dijamin gak bakal gagal. Yuk, berkreasi bersama Pondan!

Sumber:

https://www.thespruceeats.com/bad-baking-habits-4582306

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *