Perbedaan Mentega dan Margarin: Hal Yang Perlu Kamu Ketahui

Mom & sis pasti sudah tahu ya, mentega dan margarin merupakan salah satu bahan utama yang wajib ada ketika membuat kue. Saat memilih, banyak yang beranggapan kalau mentega dan margarin sama saja. Padahal, ada perbedaan mentega dan margarin sehingga menghasilkan karakteristik yang unik satu sama lain lho. 

Mentega

Mentega adalah padatan lemak yang biasa terbuat dari susu atau krim melalui proses churning.  Mentega biasa berwarna kuning pucat dengan aroma khas dan tersedia dalam 2 rasa, tawar dan asin. Di negara beriklim panas seperti Indonesia, mentega rentan meleleh sehingga harus disimpan di dalam kulkas agar tetap segar dan tidak rusak. Mentega juga sebaiknya digunakan tidak lama sejak tanggal pembuatannya agar tetap berkualitas prima.

Mentega yang sudah dipotong perbedaan mentega dan margarin - [ via freepik.com ]
Mentega yang sudah dipotong – [ via freepik.com ]
Meski begitu, ada pula mentega jenis lainnya seperti ghee dan roombutter yang mana dapat disimpan dalam suhu ruang dan biasa dikemas dalam bentuk kalengan. Mentega jenis ini tidak perlu disimpan di dalam lemari es. Selain itu, keduanya juga memiliki masa simpan yang lebih lama pada suhu ruang bila dibandingkan dengan mentega biasa.

 

BACA JUGA:

Perbedaan Brownies Kukus dan Brownies Panggang, Apa Saja?

Cara Mengolesi Loyang Kue Yang Benar

Brownies Crispy Almond, Ikuti Cara Buatnya

 

Margarin

Meski sekilas memiliki wujud yang sama dengan mentega, margarin merupakan sejenis padatan lemak yang biasanya terbuat dari campuran minyak nabati, air dan pengemulsi. Margarin juga kerap gunakan sebagai pengganti mentega, terutama bagi orang-orang yang tidak bisa atau menghindari konsumsi berbahan hewani. Sebagaimana layaknya mentega, margarin juga memiliki kandungan lemak minimum sebesar 80%.

Mentega dalam wadah kecil - [ via freepik.com ]
Margarin dalam wadah kecil – [ via freepik.com ]
Margarin biasa berwarna kuning cerah dan dijual dalam bentuk kemasan kantong atau dalam wadah. Margarin tidak memiliki aroma khas seperti mentega, namun lebih tahan panas dan tidak mudah meleleh pada suhu ruang bila dibandingkan dengan mentega. Harganya pun sangat terjangkau dibandingkan dengan mentega yang umumnya dijual dengan harga yang relatif mahal.

 

Mentega dan margarin, mana yang lebih baik?

Sejak dulu, mentega dikenal paling baik digunakan dalam memasak kue. Kandungan lemak mentega yang cukup tinggi dapat membuat kue bertekstur lebih empuk serta kaya rasa. Menggunakan mentega dalam membuat kue pun dapat menghasilkan kue yang lebih beraroma harum. Hanya saja dari segi kandungan nutrisinya, mentega mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang cukup tinggi karena bahan pembuatannya yang berasal dari produk hewani.

Meski tidak sebaik mentega, penggunaan margarin dalam membuat kue dapat menjadi salah satu opsi yang cukup baik. Terutama bila kamu menginginkan tekstur kue yang lebih lembut, menggunakan margarin dalam adonan kue dapat menjadi pilihan yang tepat. Margarin juga kerap dicap sebagai produk yang bebas lemak jahat. Komposisi utama margarin yang berasal dari minyak nabati membuatnya memiliki kandungan kolesterol yang rendah dan mengandung lemak tak jenuh, yang mana diklaim dapat lebih bermanfaat bagi kesehatan. 

Bagaimana mom & sis dengan ulasan perbedaan mentega dan margarin tadi? Semoga sudah cukup jelas ya. Nah, apapun pilihan kamu dalam membuat kue, pastikan untuk selalu gunakan juga produk-produk dari Pondan ya! Tak hanya praktis, dengan premiks kue dari Pondan kamu juga bisa membuat kreasi kue yang dijamin enak dan anti-gagal! Dapatkan beragam produk pilihanmu di website Pondan, atau dengan mengunjungi e-commerce kesayangan kamu. Yuk, berkreasi bersama Pondan!

pondan bolu panggang serba guna pondan muffin vanila pondan brownies kukus pouch

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber:

allrecipes.com

thekitchn.com

eatthis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *