Mengulik Asal Usul Whipped Cream alias Krim Kocok

pondan.com – Whipped cream atau yang sering disebut krim kocok memang sudah menjadi topping wajib ketika menghias kue bolu. Bukan hanya bolu atau cake, whip cream juga rupanya bisa dipakai sebagai penghias minuman.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang tak terlalu manis ini memang bikin ketagihan, apalagi jika dicampurkan dengan bahan lain misalnya buah-buahan. Maka, sensasi lembut dan segar itu menjadi paket lengkap dari makanan. Whipped cream bisa dibuat dari bahan dasar mentega atau susu, yang kemudian dicampur dengan bahan lainnya, kemudian dikocok hingga mengembang dan teksturnya menjadi ringan.

whipped cream

Sejarah Whip Cream

Menilik ke belakang, krim kocok ini populer pada abad ke-16 di Italia.  Resepnya diketahui berada dalam catatan milik dua orang, yani Cristoforo pada tahun 1604 dan Bartolomeo Scappi pada tahun 1570. Campuran krim kocok ini kemudian disebut “salju susu”.

Sebelum adanya peralatan yang mumpuni seperti sekarang, whipped cream diaduk menggunakan batang cabang pohon dedalu, yang dikenal akan kekuatannya alias tidak mudah patah. Sehingga sangat cocok digunakan untuk mengocok adonan.

Hingga pada abad ke-19, tepatnya ketika peralatan berupa mesin sudah mulai bermunculan, whipped cream dikocok menggunakan alat khusus, dan tentunya tekstur yang dihasilkan lebih sempurna. Kini, untuk membuat whipped cream, Anda tidak perlu repot-repot mencampurkan bahan dasarnya satu per satu, karena sudah ada yang instan, seperti halnya premiks PONDAN Whip Cream.

Dalam satu kemasan PONDAN Whip Cream, sudah mengandung tepung terigu, susu skim bubuk, pengemulsi nabati, pati termodifikasi, serta perisa vanila. Cara untuk membuatnya pun terbilang mudah. Campurkan PONDAN Whip Cream dengan 250 cc air es. Kemudian, kocok dengan cepat selama 6-7 menit, hingga krim mengembang dan mengental.

Selain mudah, whipped cream juga memiliki sejumlah manfaat, lho. Sehingga, Anda tidak usah begitu khawatir apakah krim kocok ini berbahaya atau tidak. Pasalnya, krim kocok ini bisa membantu mengembalikan energi hingga mengurangi stres.

Punya 455 kkal untuk tingkatkan energi

Whipped cream mengandung 455 kkal yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan energi. Kandungan gula dan susu dalam whipped cream ini dapat membantu mengembalikan energi Anda ketika mulai lesu.

Kandungan kalsium bagus untuk tulang

Zat kalsium dalam whip cream bermanfaat untuk memperkuat tulang dan sendi-sendi dalam tubuh Anda. Kombinasi vitamin dan mineral dalam krim kocok juga ternyata bagus untuk kesehatan gigi dan gusi, namun tetap dikonsumsi dengan takaran yang wajar, ya!

Rasa manis mengurangi stres

Makanan manis memang dikenal bisa meredakan stres, begitu pula kandungan gula pada whipped cream. Memang makanan manis itu kerap meningkatkan rasa puas dan bahagia.

Nah, Anda tertarik untuk membuat krim kocok sendiri di rumah? Tak perlu ribet lagi, segera beli PONDAN Whip Cream yang dapat langsung diolah hanya dengan mencampurkannya dengan air es dan bisa langsung digunakan sesuai dengan kebutuhan. Yuk, dapatkan Pondan Whip Cream di marketplace favoritmu. Klik link ini ya untuk pembelian! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *